Tips Penting Memilih Motherboard Untuk PC Gaming

Sumberin.com – Berniat ingin merakit PC Gaming? Tapi tidak tahu cara memilih motherboard gaming yang cocok? Tenang saja, saat ini kamu datang ke artikel yang tepat.
Motherboard merupakan wadah atau tempat bagi semua komponen PC agar dapat berkerja secara optimal. Pemilihan motherboard harus dilakukan secara tepat. Jika terdapat satu saja hardware yang tidak terkoneksi dengan motherboard yang kamu beli, bisa-bisa PC kamu tidak bisa menyala ataupun bisa saja kinerjanya menjadi tidak optimal.
Seperti yang diketahui, motherboard modern bisa dikatakan sebagai perangkat yang CPU-Oriented. Artinya, CPU hanya bisa dipasang pada motherboard yang sudah dikenalinya. Contohnya CPU A hanya dapat dipasang pada motherboard A pula dan tidak bisa dipasang pada motherboard B.
Cara Memilih Motherboard Untuk Gaming
Jika kamu memang sudah pasti ingin merakit PC gaming sendiri, kamu tidak boleh sembarangan dalam memilih motherboard. Berikut ini beberapa tips memilih motherboard untuk gaming sebagai bahan pertimbangan awal:
Pastikan Motherboard Support Dengan CPU
Pertama, cara memilih motherboard untuk PC gaming adalah pastikan bahwa motherboard yang ingin dibeli support dengan CPU gamingnya. Untuk mengetahui apakah motherboard support dengan CPU-nya dapat dilihat dari soket CPU yang ada di motherboardnya.
Hal ini penting mengingat CPU yang akan digunakan nantinya akan dipasang pada soket tersebut. Jika CPU yang digunakan tidak cocok dengan motherboard sudah dapat dipastikan bahwa PC-nya tidak akan menyala.
Apabila memilih motherboard secara online, kamu dapat mencari mengenai spesifikasinya di internet. Pastikan bahwa soket CPU-nya support dengan processor gaming yang telah dibeli. Biasanya, suatu soket CPU hanya bisa digunakan untuk satu generasi processor saja.
*Rekomendasi: Begini Cara Upgrade Android 10 Untuk Semua Tipe
Sesuaikan Dengan Chipset
Kedua, tips memilih motherboard untuk gaming adalah menyesuaikan dengan chipset yang akan dipasang. Chipset merupakan tulang punggung silikon terintegrasi ke motherboard yang bekerja dengan generasi CPU tertentu. Alat ini meneruskan komunikasi antara CPU dengan banyak perangkat penyimpanan dan perangkat ekspansi yang terhubung.
Meskipun CPU terhubung langsung ke RAM (melalui kontroler memori bawaannya) dan ke sejumlah jalur PCIe (slot ekspansi), chipset bertindak sebagai hub yang mengontrol bus lain pada motherboard: jalur PCIe tambahan, perangkat penyimpanan, port eksternal seperti slot USB, dan banyak periferal.
Beberapa tips menyesuaikan Chipset dengan CPU
- CPU low-end dipasang pada motherboard dengan chipset kelas low-end dan mid-end
- CPU mid-end dipasang pada motherboard kelas dengan chipset low-end, mid-end, dan high-end
- CPU high-end dipasang pada motherboard kelas dengan chipset mid-end dan high-end
*Rekomendasi: Cara Mengecek VGA Laptop (Semua Tipe)
Menyesuaikan Dengan Slot RAM
Cara memilih motherboard untuk gaming yang ketiga adalah dengan menyesuaikan RAM yang ingin dipasang. Slot RAM yang banyak akan membantu kamu jika suatu saat ingin melakukan upgrade RAM.
Saya menyarankan minimal membeli motherboard yang memiliki dua slot RAM. Dengan demikian, slot RAM 1 bisa digunakan untuk memasang RAM utama dan slot berikutnya digunakan sebagai penambah jika dirasa kurang.
Sesuaikan Dengan Jumlah Slot PCIe
Tips memilih motherboard untuk game yang terakhir adalah dengan menyesuaikan jumlah slot PCIe-nya. Peripheral Component Interconnect Express (PCIe) adalah bus ekspansi serial berkecepatan tinggi yang terintegrasi ke CPU, chipset motherboard, atau keduanya.
Fungsi PCIe adalah sebagai tempat untuk menambahkan port seperti kartu grafis, solid-state drive, adaptor jaringan, RAID controller card, kartu perekam, USB, dan banyak kartu ekspansi lainnya ke slot PCIe di motherboard.
Rekomendasi: 4 Cara Merekam Layar PC Windows 7, 8, dan 10
Penutup
Itulah 4 tips memilih motherboard untuk gaming yang dapat kamu pertimbangkan. Pastikan bahwa tips ke 1 dan 2 jangan sampai terlewat. Untuk jumlah slot RAM dan PCIe semua keputusan kembali ke kamu, apakah ingin memilih motherboard dengan slot PCIe dan RAM yang banyak atau tidak





