Komputer/PCLaptopTech

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan Fast Startup di Windows 10 dan 11

Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan Fast Startup di Windows 10 dan 11 – Fast Startup (Hybrid Shutdown) adalah fitur di Windows (sejak Windows 8, termasuk Windows 10 dan Windows 11) yang didesain untuk mengurangi waktu booting saat komputer dinyalakan kembali setelah shutdown. Alih-alih melakukan shutdown penuh, Windows menyimpan sebagian data sistem ke file hiberfil.sys (mirip hibernasi) sehingga saat dinyalakan lagi, OS bisa langsung memuat kembali data tersebut ke memori sehingga proses startup terasa lebih cepat.

Namun, Fast Startup tidak melakukan shutdown sepenuhnya seperti biasanya, sehingga sistem hanya benar-benar reset saat melakukan restart, bukan shutdown.

Kelebihan Fast Startup

Dengan mengaktifnya Fast Startup memberi beberapa keuntungan:

  • Waktu boot lebih cepat
    Komputer yang mendukung Fast Startup bisa masuk desktop lebih cepat dibanding shutdown biasa.
  • Pengalaman lebih responsif untuk pengguna sehari-hari
    Khususnya pada PC/laptop dengan hard drive mekanis (HDD), proses boot bisa terasa jauh lebih singkat.

Alasan untuk Menonaktifkan Fast Startup

Meski fitur ini membantu mengurangi waktu start, ada beberapa situasi di mana orang memilih menonaktifkannya:

  • Masalah kompatibilitas perangkat
    Fast Startup kadang menyebabkan perangkat eksternal atau driver tidak terinisialisasi dengan benar, misalnya printer, speaker, perangkat USB, atau disk eksternal.
  • Sulit menginstal update atau driver
    Karena Windows tidak benar-benar shutdown, beberapa update atau driver baru bisa gagal diterapkan.
  • Masalah pada sistem dual-boot
    Jika kamu menggunakan Windows dan sistem lain (misalnya Linux), Fast Startup bisa mengunci partisi Windows dan menyulitkan akses dari sistem lain.
  • Terkadang menyebabkan sistem tidak reset penuh
    Beberapa orang lebih suka shutdown total karena alasan keamanan atau ingin memulai ulang proses sistem dari awal.

Apa yang Terjadi Jika Fast Startup Dinonaktifkan?

Jika fitur Fast Startup dimatikan akan terjadi beberapa hal, seperti:

  • Komputer akan melakukan shutdown penuh setiap kali kamu memilih Shut Down.
  • tartup akan sedikit lebih lambat dibanding saat Fast Startup aktif.
  • Sistem lebih cocok untuk konfigurasi dual-boot atau instalasi perangkat keras baru.

Cara Mengaktifkan Fast Startup di Windows

Berikut cara mengaktifkan fitur Fast Startup di Windows 10 dan Windows 11:

  1. Tekan tombol Windows + R, ketik control panel, lalu tekan Enter.
  2. Pilih System and Security > Power Options.
  3. Pilih “Choose what the power buttons do“.
  4. Klik “Change settings that are currently unavailable”.
  5. Centang “Turn on fast startup (recommended)“.
  6. Setelah itu klik Save changes.

Setelah kamu mengikuti langkah-langkah di atas dengan benar, Fast Startup akan aktif di komputer kamu.

Cara Menonaktifkan Fast Startup di Windows

Jika kamu ingin mematikan Fast Startup di Windows, cara-caranya sangat mirip dengan mengaktifkannya:

  1. Tekan tombol Windows + R, ketik control panel, lalu tekan Enter.
  2. Pilih System and Security > Power Options.
  3. Pilih “Choose what the power buttons do“.
  4. Klik “Change settings that are currently unavailable”.
  5. Hapus centang “Turn on fast startup (recommended)“.
  6. Setelah itu klik Save changes.

Komputer kamu sekarang akan melakukan shutdown penuh setiap kali dimatikan.

Jika Opsi Fast Startup Tidak Muncul di Windows

Terkadang opsi ini tidak terlihat di menu Shutdown settings. Itu biasanya terjadi jika mode hibernation tidak aktif, karena Fast Startup tergantung pada fitur hibernasi.

Untuk mengembalikannya:

  1. Buka Command Prompt atau Windows Terminal sebagai Administrator.
  2. Ketik perintah berikut lalu tekan Enter:

    powercfg /h on

  3. Setelah itu restart komputer, lalu ulangi langkah pengaturan Fast Startup di Control Panel.

Fast Startup adalah fitur berguna untuk mempercepat booting Windows. Namun, dalam beberapa kasus, fitur ini dapat menyebabkan ketidakcocokan perangkat atau masalah update, sehingga banyak pengguna memilih menonaktifkannya agar sistem shutdown sepenuhnya.

Dengan panduan di atas, kamu bisa dengan mudah mengaktifkan atau mematikan Fast Startup sesuai kebutuhan, sehingga pengalaman Windows di komputer kamu jadi lebih optimal dan sesuai preferensi.