
Saat membuat laporan keuangan, terdapat beberapa karakteristik kualitatif laporan keuangan yang harus terpenuhi. Pemenuhan tersebut bukan tanpa tujuan, agar laporan keuangan semakin berkualitas.
Dalam dunia bisnis, laporan keuangan memiliki peran penting sebagai alat untuk mengkomunikasikan kinerja keuangan suatu perusahaan kepada para pemangku kepentingan. Oleh sebab itu, informasi yang diberikan harus akurat dan memenuhi karakteristik laporan keuangan.
Berikut, saya akan membahas karakteristik yang harus ada dalam laporan keuangan untuk memastikan bahwa laporan tersebut bermanfaat dan dapat diandalkan.
Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan Pokok Menurut PSAK
Karakteristik kualitatif merupakan ciri khas yang membuat informasi dalam laporan keuangan berguna bagi pemakai. Menurut PSAK, terdapat 4 karakteristik kualitatif pokok laporan keuangan, yaitu:
1. Dapat dipahami
Laporan keuangan harus mudah dipahami oleh pengguna yang memiliki pengetahuan bisnis dan keuangan yang wajar.
Informasi harus disajikan dengan jelas, menggunakan bahasa yang mudah dipahami, dan dengan tata letak yang teratur. Jika ada istilah teknis atau kompleks, maka harus ada penjelasan yang mencukupi.
2. Relevan
Relevan adalah salah satu karakteristik kualitatif yang penting dalam laporan keuangan. Laporan keuangan yang relevan adalah laporan yang memberikan informasi yang signifikan dan bermanfaat bagi pengguna laporan dalam pengambilan keputusan ekonomi.
Informasi yang relevan harus dapat mempengaruhi penilaian atau keputusan pengguna laporan dengan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kinerja keuangan perusahaan.
3. Keandalan
Keandalan merupakan karakteristik kualitatif yang menunjukkan bahwa informasi yang disajikan dalam laporan keuangan adalah akurat, dapat diandalkan, dan bebas dari bias yang signifikan.
Keandalan informasi keuangan penting untuk memastikan bahwa pengguna laporan dapat mempercayai data yang disajikan dalam laporan. Untuk mencapai keandalan, laporan keuangan harus disusun dengan hati-hati, mengikuti standar akuntansi yang berlaku, dan didukung oleh bukti dan dokumentasi yang memadai.
4. Dapat Dibandingkan
Dapat dibandingkan adalah karakteristik kualitatif yang memungkinkan pengguna laporan untuk membandingkan kinerja keuangan perusahaan dari waktu ke waktu atau dengan perusahaan lain dalam industri yang sama.
Laporan keuangan yang dapat dibandingkan memudahkan analisis trend dan memungkinkan pengguna laporan untuk mengevaluasi bagaimana perusahaan berkinerja dibandingkan dengan pesaingnya atau industri secara umum.
*Rekomendasi: Komponen Laporan Keuangan, Ini Penjelasannya
Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan Lainnya
5. Materialitas
Materialitas adalah karakteristik kualitatif yang mengacu pada tingkat kepentingan atau dampak yang dimiliki oleh suatu informasi terhadap keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna laporan keuangan.
Entitas harus mengevaluasi apakah suatu informasi memiliki dampak materi yang cukup signifikan sehingga mempengaruhi penilaian pengguna laporan. Pertimbangan materialitas melibatkan penilaian entitas tentang apakah informasi yang akan diungkapkan akan mempengaruhi persepsi atau tindakan pengguna laporan.
6. Penyajian Jujur
Penyajian jujur adalah karakteristik kualitatif laporan keuangan yang menekankan pada kewajiban entitas untuk menyajikan informasi keuangan dengan jujur dan obyektif. Penyajian jujur melibatkan pelaporan yang akurat, transparan, dan tidak memihak, sehingga memberikan gambaran yang sebenar-benarnya tentang kondisi keuangan dan operasional entitas.
Dalam konteks penyajian jujur, entitas harus menghindari manipulasi, pengecilan, atau penyembunyian informasi yang dapat mempengaruhi penilaian pengguna laporan. Informasi yang disajikan harus mencerminkan keadaan yang sebenarnya dan tidak mengalami distorsi yang dapat menyesatkan pengguna laporan dalam membuat keputusan ekonomi.
7. Substansi Mengungguli Bentuk
Laporan keuangan harus mencerminkan substansi transaksi dan kejadian ekonomi, bukan hanya aspek hukum atau teknisnya. Ini berarti bahwa jika suatu transaksi memiliki dampak ekonomi yang signifikan, maka hal itu harus tercermin dalam laporan keuangan, meskipun transaksi tersebut tidak diatur secara khusus oleh aturan akuntansi.
8. Netralitas
Netralitas adalah karakteristik yang penting dalam laporan keuangan. Laporan keuangan harus bebas dari pengaruh atau kepentingan pihak-pihak tertentu. Informasi yang disajikan harus netral dan tidak bias agar pengguna laporan dapat membuat keputusan yang objektif.
9. Pertimbangan Sehat
Pertimbangan sehat adalah karakteristik yang menekankan pada kewaspadaan dalam menghadapi ketidakpastian. Laporan keuangan harus mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian dalam mengukur aset, kewajiban, dan pendapatan.
Pendekatan yang konservatif dalam pengukuran keuangan dapat membantu menghindari over estimasi dan mengantisipasi potensi kerugian.
10. Kelengkapan
Laporan keuangan yang baik harus mengungkapkan informasi secara penuh dan transparan. Pengguna laporan harus dapat memahami seluruh aspek keuangan entitas, seperti keadaan keuangan dan operasional entitas tersebut tanpa adanya informasi yang disembunyikan atau ditutup-tutupi.
Pengungkapan penuh memungkinkan pengguna laporan untuk membuat keputusan berdasarkan dengan pemahaman yang lengkap tentang kondisi keuangan dan operasional entitas. Pengguna laporan, seperti investor, kreditor, dan analis keuangan, membutuhkan informasi yang memadai untuk menilai kinerja keuangan suatu entitas dan memprediksi potensi risiko yang mungkin terjadi.
Penutup
Nah, itu dia 10 karakteristik kualitatif laporan keuangan yang dapat saya bahan. Dapat dipahami, relevan, keandalan, dan dapat dibandingkan adalah elemen-elemen yang harus ada dalam laporan keuangan yang baik. Sedangkan sisanya merupakan peningkatan agar laporan keuangan dapat lebih berkualitas.
Akhir kata, saya ucapkan terima kasih bagi yang telah membaca sampai akhir. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan. Sampai jumpa lagi di artikel-artikel lainnya.
*Baca Juga:





